Detail Cantuman Kembali

XML

pengaruh penggunaan HSD B0 dan HSD B30 terhadap laju korosi pipa bahan bakar kapal berbahan galvalum


Pipa merupakan salah satu bagian penting dalam dunia perkapalan karena kebanyakan kapal menggunakan pipa sebagai media untuk memindahkan cairan dari tanki satu ke tangki yang lain atau dari satu tempat ke tempat yang lain. Penggunaan biodiesel B30 sebagai campuran bahan bakar solar high speed diesel (HSD) menimbulkan dampak pada mesin maupun komponen lainnya. Namun, belum ditemui penelitian pengembangan dengan mengunakan bahan bakar biodiesel HSD B30 tehadap laju korosinya. penelitian ini adalah pengembangan dengan membandingkan penggunaan variasi HSD B0 dengan HSD B30 dan material lainya sebagai perbandingan. Metode yang digunakan adalah eksperimen menggunakan alat pengujian flow loop dan Potensiostat. metode yang digunakan dalam menghitung laju korosi adalah metode kehilangan yang mengacu pada standar American Society for Testing and Material (ASTM) G31-71 dengan menggunakan alat tes flow loop dan potensiostat yang mengacu pada standar ASTM G5. Laju korosi yang didapatkan dengan menggunakan alat pengujian flow loop sampai hari ke-75 bahwa laju korosi B0 sebesar 3,534 x 10-3 mm/y dan laju korosi B30 sebesar 4,7366 x 10-3 mm/y. Laju korosi yang didapatkan dengan menggunakan alat pengujian korosi potensiostat bahwa laju korosi B0 sebesar 1,6 x 10-6 mm/y dan laju korosi B30 sebesar 9,63 x 10-6 mm/y. HSD B0 mendapatkan laju korosi lebih baik dibandingkan dengan HSD B30 dengan menggunakan pipa bahan bakar berbahan galvalum. Adanya penambahan 30% fatty acid methyl ester (FAME) palm crude oil dapat meningkatkan laju korosi.
Tubagus Nur Ilham - Personal Name
Dwisetiono, S.T., M.MT. - Personal Name
622.23.19 Tub p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2023
Surabaya
xi, 55 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...